Penyakit Virus

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Penyakit Virus Pada Manusia dan Cara Menghadapi

penyakit virus

penyakit virus pada manusia

Ada banyak penyakit virus yang tentunya disebabkan oleh virus. Kendati tidak semuanya tergolong ganas, serangan virus perlu diwaspadai. Bagaimana menghadapinya, dan kapan perlu minta bantuan dokter, kita bicarakan disini.

Selain ada penyakit virus pada manusia yang menyerang semua umur, beberapa jenis penyakit virus hanya pada kelompok umur kanak-kanak. Ada  penyakit virus bila sudah sekali terkena sewaktu masih kanak-kanak, akan kebal seumur hidup. Cacar, misalnya.

Begitu lahir, anak masih membawa kekebalan terhadap sejumlah penyakit virus tertentu yang diperoleh dari ibu selama di kandungan, termasuk terhadap serangan   virus. Namun dengan bertambahnya umur, zat kekebalan dari ibu dalam tubuh anak kian menurun. Supaya tak terjangkit penyakitnya, sebelum kekebalannya habis, anak membutuhkan sokongan kekebalan dari luar, antara lain dengan imunisasi.

Beresiko Kematian?
Dunia membuktikan kalau imunisasi pada bayi sejak lahir mampu menekan angka kematian anak, selain mengurangi angka penyakit anak. Betapa ringan virusnya, tetapi setiap penyakit virus tentu merongrong laju tumbuh-kembang anak. Apalagi bila penyakitnya berat. Ada berbagai virus tergolong menimbulkan penyakit berat.

Bukan saja hanya berat, sebagian virus mengancam nyawa. Radang selaput otak (Meningitis) atau radang otak (Encephalitis) sendiri, tergolong penyakit virus jenis yang berat. Namun dengan cara imunisasi, ancaman itu bisa dicegah.

Sekiranya penyakit virus tidak sampai mengancam nyawa, namun ada sebagian yang dapat menyisakan kecacatan sepanjang hayat. Polio, misalnya. Andai pasien berhasil tertolong, biasanya sudah menyisakan kelumpuhan yang tak mungkin dipulihkan. Betapa berharganya vaksinasi polio mengingat akibat yang disisakan penyakitnya.

Begitu juga dengan hepatitis B. Bukan saja sukar disembuhkan, komplikasinya bisa juga menurunkan kualitas hidup selain menjadikan pasien berisiko meninggal prematur. Belum apabila penyakit virus nya diderita ibu hamil, seperti campak Jerman dan Cytomegallo virus yang membuat anak di dalam kandungan menjadi cacat.

Maka imunisasi dasar yang ada lima macam itu perlu diberikan kepada semua anak Indonesia, yakni BCG, polio, DPT (Diphtheria, Pertussis, Tetanus), hepatitis B, dan campak (Morbilli, Measles). Jenis imunisasi lain diberikan atas permintaan ibu, yakni HiB, flu, MMR, Hepatitis A, Pneumococcus.

Setelah panas turun anak segar kembali
Berbeda dengan serangan bukan oleh virus, serangan virus apa pun jenisnya bersifat dadakan. Mendadak demam tinggi. Mungkin bisa sampai 40-41 derajat Celcius. Sedangkan infeksi bukan oleh virus biasanya panasnya tidak akan setinggi itu.

Bedanya dengan infeksi bukan oleh virus, serangan virus menimbulkan demam tinggi yang bila sudah reda, anak tidak lesu, melainkan kembali segar seperti sediakala. Sedang bila penyebabnya bukan virus, setelah demamnya mereda, anak tetap masih lesu, dan tidak bergairah.

Perlunya tahu apakah ini infeksi oleh virus, atau bukan, adalah dalam hal kesiagaan menghadapi kelanjutan penyakitnya. Bila itu hanya flu, biasanya akan mereda dalam beberapa hari. Maka selama masa sakit itu perlu dilakukan pengamatan yang cermat, apakah muncul tanda dan gejala yang memburuk, dan bersifat khas untuk penyakit virus tertentu.

Serangan virus umumnya menimbulkan demam tinggi sekali, dan nyeri otot serta  sendi. Sering memunculkan ruam merah pada kulit selain bintik-bintik merah. Namun untuk jenis virus tertentu memunculkan gejala yang lebih khas. Kelemahan otot tungkai yang berlanjut, merupakan bagian dari serangan virus polio. Ruam merah kulit dengan mata merah dan banyak berair gejala campak. Kulit, kencing, dan putih mata tampak berwarna kuning, serangan virus hepatitis. Banyak liur, takut air, dan perubahan perilaku, pada penyakit gila anjing (rabies).

Pada cacar dan cacar air muncul tanda dan gejala yang lebih khas lagi, yakni keluarnya bintil-bintil cacar pada kulit. Tentu pada HIV-AIDS juga menunjukkan semua gejala ihwal menurunnya kekebalan tubuh. Virus herpes amat nyata tanda dan gejalanya, yakni bintil bening yang bergerombol pada kulit atau selaput lendir kelamin dan mulut.

Mengandalkan kekebalan tubuh
Kebanyakan penyakit virus belum ada obat penangkalnya. Hanya beberapa jenis virus saja bisa ditaklukkan dengan obat. Sebagian besar hanya mengandalkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu pemberian obat, apalagi antibiotika pada kasus penyakit virus hanya tindakan mubazir belaka. Lebih penting meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya dengan beristirahat, menu bergizi, dan tambahan suplemen yang meningkatkan kekebalan tubuh (immunomodulator).

Semakin tinggi kekebalan tubuh, virus yang memasuki tubuh semakin mudah dilumpuhkan, dan penyakit virus gagal muncul. Tetap melakukan aktivitas harian selama virus flu menyerang, misalnya, hanya akan melemahkan tubuh, sehingga terjadi komplikasi, karena penyakit virus berlanjut ke arah memburuk.

Kasus penyakit virus yang memunculkan tanda gejala yang khas seperti sudah disebut di atas memerlukan bantuan dokter. Kendati tidak ada obat, namun dokter bisa memberikan petunjuk apa yang perlu dilakukan untuk menjinakkan serangan virusnya.

Bagaimana menangani cacar air (Varicella), herpes, hepatitis, selain flu di rumah, karena tidak semua penyakit virus memerlukan perawatan rumah sakit. Polio, hepatitis B, meningitis dan encephalitis, serta campak yang sudah berkomplikasi memerlukan layanan rumah sakit.

Kita tahu serangan virus berkorelasi dengan ketahanan tubuh. Makin kuat daya tahan tubuh, semakin kecil risiko terjangkit virus. Maka lebih penting menguatkan daya tahan tubuh. Selain dengan imunisasi, perlu pula menu bergizi, cukup istirahat dan waktu istirahat, selain berolahraga yang memadai, serta menghindari dari pasien, atau lingkungan yang terjangkit virus, serta upaya pencegahan lainnya.

Istilah pencarian yang masuk ke halaman ini, al :

dp bbm sakit demam (28),dp bbm sakit flu (20)

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait