Rumah Tipe 36

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Rumah Tipe 36

Rumah Tipe 36

Rumah Tipe 36 untuk rakyat kebanyakan sudah seharusnya menjadi kebutuhan mereka yang belum mempunyai rumah. Bagaimanapun pemerintah harus selalu berusaha menyjahterakan rakyatnya, khususnya di bidang perumahan. Tidak ada alasan lagi bagi pemerintah yang harus bekerja sama dengan mengembang agar rakyat kebanyakan minimal mempunyai rumah tipe 36 .

Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan bahwa dengan menekan biaya non konstruksi, gaji masyarakat berpenghasilan rendah tidak perlu dinaikkan untuk memiliki bangunan perumahan minimal ukuran 36 meter persegi (m2). Sebelumnya, pemerintah berencana untuk mewajibkan bangunan perumahan minimal ukuran 36 meter persegi pada Januari 2012. rumah tipe 36

“Sebetulnya, kalau biaya non konstruksi bisa ditekan, barangkali harga rumah juga tidak perlu harus naik. Di samping itu, dengan suku bunga yang lebih turun lagi, juga bisa menekan cicilan rumah,” kata Deputi Pembiayaan Perumahan Rakyat Kemenpera, Sri Hartoyo, di Kementerian Perumahan Rakyat, Jakarta, Kamis 29 Desember 2011. rumah tipe 36

Sri menuturkan, mengenai penetapan standar rumah minimal ukuran 36 m2 itu hanya dalam bentuk bangunannya dan mencoba untuk mengikuti standar negara lain. “Rumah murah itu kan hanya bangunannya saja, untuk spesifikasinya sedang ditetapkan oleh Deputi Perumahan Formal,” ujarnya.

Sementara itu, untuk standar, menurut dia, di negara-negara lain sudah mencapai standar minimal rumah layak itu adalah tipe 45 dan 60 meter persegi. “Nah, kami mencoba standar minimal rumah layak, ya 36 meter persegi,” kata Sri. rumah tipe 36

Sebelumnya, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menegaskan, jika pemerintah tetap mewajibkan bangunan perumahan minimal ukuran 36 m2 pada Januari 2012, gaji masyarakat berpenghasilan menengah bawah harus dinaikkan.

“Masyarakat itu kan bayar rumah dengan gaji dan dari duit pemerintah. Kalau tetap mau 36 m2, maka naikkan dulu gajinya,” ujar Ketua Apersi DPD Jakarta, Ari T Priyono di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu 28 Desember 2011.

Ke depan Menpera juga berharap pembangunan rumah tipe 36 bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dapat dioptimalkan di tengah kota sehingga masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah tersebut dapat lebih maksimal dalam mendapatkan pelayanan publik.

Istilah pencarian yang masuk ke halaman ini, al :

rumah tipe 36 (50)

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait