Musik Elektronik | Menghaluskan Nuansa Panggung | Sajian Nikmat

https://cdn2.iconfinder.com/data/icons/social-icons-33/128/WhatsApp-128.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Musik Elektronik

Musik Elektronik

Musik Elelktronik, dari namanya ingatan kita langsung tertuju pada hingar bingar musik Techno, Rap atau Dance Party. Menilik kebelakang cikal bakal kehadiran musik eletronik adalah melengkapi sisi kekurangan musik era 70an dimana record dan perfomance terasa kering di telinga, hal ini bisa kita dengar dimana musik saat itu terkesan seperti sedang berada di panggung.


Kelahiran musik elektronik berada di era 80an yg sering disebut hingga sekarang sebagai The 80’s, permainan synthesizer pada musik ini mampu membawa era yg lain dari 70an, musik yg dinamis, kaya, padat harmoni. Sehingga membawa dampak luas disegala jenis aliran seperti Country, Jazz, Pop, Rock, Dance, Reggae dll. Tengok saja beberapa album grup rock yg release di tahun 80an :Queen, Rolling Stone, The Police, Madness, Rush, TOTO,Heart dll menghaluskan nuansa panggung menjadi sajian yg nikmat ditelinga.


Momen musik elektronik jg dimanfaatkan kelompok dansa seperti Yazzo, YMCA, Fantastique Four dll sementara di sisi Pop bermunculan The Culture Club, Duran-duran, Spandau Ballet, Pet Shop Boys, The Baltimore sampai Madonna, Bad Boys Blue, Modern Talking, New Edition, AlphaVille, Opush,Michael Jakson, New Kids On The Block, A-ha, Level-42. Musik elektronik memang sedang meraja di era 80-90, namun sisa sisa jejaknya masih dapat kita rasakan hingga sekarang.


The 80’s memang seperti kenangan mengingat segmen fans musik ini berusia 30 keatas, maka tidak mengherankan beberapa stasiun Radio (Jakarta) dan Klub Dansa ada yg mengkhususkan diri memutar lagu-lagu taon 80an maupun 90an.Di Internet musik ini dapat didengar di situs http://www.000digitalradio.com .


Musik elektronik memang bukan segalanya tapi sumbangan terhadap aliran lain sangat diterima. Penulis hanyalah pelaku-penikmat-hobbies bukan pengamat atapun kritikus, mohon maaf jika ada kesalahan, segala kekurangan sudi ditambahkan sehingga menjadi sempurna. Akhir kata penulis ingin mengatakan bahasa yg ngetrend saat itu, “SAiK!” (asyik, maksudnya)

Istilah pencarian yang masuk ke halaman ini, al :

cungklik nusa tenggara barat (27)

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait