Kamera Digital | Bisa Internet

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Telepon seluler berkamera? Pasti Anda sudah terbiasa mendengarnya. Tapi bagaimana dengan kamera yang mampu “bermain-main” di jaringan ponsel? Ini dia yang masih jarang. Baru-baru ini, Samsung Techwin, salah satu anak

kamera digital-internet

kamera digital-internet

Perusahaan Samsung Group, meluncurkan sebuah kamera digital 7 megapiksel yang dapat digunakan untuk berselancar di Internet.
Kamera digital yang diberi nama Samsung VLUU i70 itu memang tak bisa digunakan untuk bercakap-cakap layaknya sebuah telepon seluler. Namun, pemancar high speed downlink packet access (HSDPA) yang ditanam di dalamnya membuat kamera ini dapat mengakses data lewat jaringan pita lebar 3GSM, melalui protokol HSDPA.

Dengan demikian, kamera ini dapat dipakai untuk menerima dan mengirim pesan pendek (SMS), mengunduh (download), ataupun mengunggah (upload) file digital dari atau ke web.

Tak hanya itu, kamera ini juga dapat menjadi pemutar media, sehingga Anda bisa mendengarkan musik dari koleksi-koleksi lagu berformat MP3 yang tersimpan di media penyimpanan eksternal.

Sesuai dengan “kodrat”-nya sebagai kamera digital, desain VLUU i70 lebih mirip sebuah kamera digital ketimbang sebuah ponsel atau pemutar media portabel (portable media player), yang biasanya dirancang vertikal. Namun, desain VLUU i70 tetap mirip dengan ponsel karena memiliki form factor geser.

Ia menggunakan display layar kristal cair 3 inci (7,6 sentimeter). Gambar yang dihasilkan VLUU i70 memiliki resolusi 7,2 megapiksel dengan pembesaran optis hingga 3 kali. Lalu apa bedanya dengan kualitas gambar yang dihasilkan ponsel kamera biasa? Terlebih lagi Samsung sudah meluncurkan ponsel kamera 7 megapiksel (Samsung SCH-V770), bahkan ponsel kamera 10 megapiksel (Samsung SCH-B600).

Tentu saja, karena peranti ini bukan hanya ponsel kamera, melainkan juga kamera digital betulan dengan beberapa fitur yang tidak dimiliki oleh SCH-V770 atau SCH-B600. VLUU i70 menggunakan sensor Charge Couple Device jenis 1/2,5 inci yang, diklaim Samsung, mampu menghasilkan standar sensitivitas cahaya tinggi, yaitu ISO 1600.

Ia juga menggunakan teknologi advanced shake reduction untuk melakukan koreksi terhadap guncangan yang terjadi saat pengambilan gambar. Selain itu, VLUU i70 memiliki kemampuan face recognition auto-focus dan auto-exposure, sehingga wajah obyek yang difoto akan selalu terlihat lebih jelas.

Untuk masalah video, kamera ini dapat merekam gambar video dalam format MPEG-4 dengan kecepatan rekam 30 frame per detik. Setelah Anda memotret atau merekam video dengan VLUU i70, hasilnya dapat diunggah dengan cepat, misalnya ke situs jejaring sosial Friendster atau situs video YouTube.

Pasalnya, HSDPA memang menjanjikan waktu unggah dan unduh yang lebih cepat dibanding 3GSM atau universal mobile telecommunications system, yaitu 1,8-3,6 megabit per detik. Sayangnya, kamera ini memang tak bisa digunakan untuk menelepon. Tapi, boleh jadi, hal itulah yang menjadikan VLUU i70 berbeda dari ponsel kamera.

Dikutip dari tempointeraktif.com

Artikel Terkait: