![]() |
|||
|
|||
|
|
|||
![]() |
|
Sistem GPS |
|
|
|
Satelit GPS mengelilingi bumi 2x sehari |
|
|
Satelit ini mentransmisikan signal ke bumi |
|
|
Signal tersebut digunakan untuk menghitung posisi |
|
|
GPS membedakan waktu yang ditransmisikan untuk menghitung posisi |
|
|
Waktu tersebut dihitung sebagai jarak dari beberapa Satelit GPS untuk hitung posisi di bumi & permukaannya, termasuk exosphere |
| Dasar Kerja GPS | |
| GPS harus memiliki setidaknya 3 satelit untuk hitung posisi 2D dan pergerakannya. | |
| Dengan 4 satellites, GPS kita dapat menghitung posisi 3D position (latitude, longitude & ketinggian). | |
| Dengan informasi posisi, GPS dapat menghitung data lain seperti : kecepatan, arah, lintasan, jarak tempuh, jarak ke tujuan, matahari terbit & terbenam dan lain-lain. | |
| Keakuratan Perangkat GPS | |
| GPS umumnya memiliki 12 chanel secara parallel. | |
| Faktur atmosfir dapat mengurangi ketepatan. | |
| GPS untuk penerbangan dapat mencapai keakurasian sampai dengan +/- 15 meters. | |
| WAAS (Wide Area Augmentation System) dapat meningkatkan keakurasian hingga +/- 3 - 8 meters. | |
| Tidak ada alat khusus atau biaya extra untuk mendapatkan signal WAAS, selama negara tersebut memasang WAAS ground / koresi satelit. | |
| Sedang Differential GPS (DGPS) dapat meningkatkan keakurasian hingga +/- 3-5 meter. | |
| DGPS terdiri dari alat yang menerima signal dan mentransmisikan ulang untuk mengoreksi posisi, alat ini dipakai untuk penerbangan, di Halim Airport ada 2 unit DGPS untuk meningkatkan keakurasian. | |
| Untuk koreksi ini GPS kita harus memiliki differential beacon receiver and antenna, seperti pada GPS295 dimana kita dapat menyetel frequensi dari beacon tersebut. | |
| Referensi Peta | |
| Secara umum referensi peta khususnya penerbangan yangdigunakan ialah WGS84. | |
| WGS84 adalah referensi tetap yang digunakan untuk pemodelan bumi yang terdiri dari data primer dan sekunder | |
| Data primer ialah bentuk lonjong dari bumi, kecepatan putar melingkar serta masa bumi yang termasuk dalam referensi elips | |
| Sedangkan data sekunder ialah data model gravitasi bumi. | |
| Seluruh data navigasi (udara) distandardkan dengan WGS 84 standard untuk memenuhi persyaratan RNAV (Radio Navigasi) untuk memenuhi global referensi. | |
| Satelit GPS | |
| Satelit GPS pertama diluncurkan tahun 1978. | |
| 24 satelit di capai pada tahun 1994, sekarang telah lebih dari 30 GPS satelit berorbit diatas bumi kita. | |
| Usia dari Satellite rata rata 10 thn, setelah itu ada pergantian / perawatan rutin. | |
| Berat Satelit sekitar +/- 2,000 pounds (hamper 1 ton) | |
| Lebar antenna solar panelnya +/- 17 feet (+/- 5 meter). | |
| Power Transmisinya <= 50 watts. | |
| Posisi orbit berada pada ketinggian +/- 12,000 miles diatas permukaan bumi. | |
| Kecepatan jelajahnya 7,000 mph. | |
| GPS Satelit menggunakan tenaga SOLAR (sinar matahari), tapi disediakan backup baterai untuk menghindari Gerhana Matahari Total. | |
| Tenaga yang digunakan untuk menjaga orbitnya ialah beberapa roket kecil.
Artikel di atas belum selesai, Anda dapat membaca artikel lanjutan-nya di sini. |
|


