Desain Rumah Kayu

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Desain Rumah Kayu

Desain Rumah Kayu Modern

Pada saat ini, desain rumah kayu sudah banyak dijumpai di berbagai tempat. Khususnya di wilayah perkotaan, mulai banyak orang yang mencoba untuk membangun tempat hunian mereka dengan menggunakan konsep pedesaan agar menciptakan kesan yang unik.

Rumah kayu pada saat ini bukan lagi dipandang sebagai rumah pinggiran atau berselera rendah. Sebaliknya, dengan menggunakan sistem desain yang tepat, maka sebuah rumah yang menggunakan bahan dasar kayu sebagai bahan baku utama bisa menghadirkan kesan mewah dan elegan.

Pada masa lalu, keberadaan rumah kayu ini masih identik dengan hal-hal negatif. Antara lain dipandang sebagai rumah yang jauh dari kesan modern, kumuh, kuno dan juga dianggap sebagai rumah orang desa. Dengan demikian, banyak orang yang memilih membangun rumah dengan sistem bangunan permanen dan tidak lagi menggunakan bahan baku kayu sebagai bahan utama.

Namun demikian, seiring perkembangan jaman terjadi pergeseran tren di tengah masyarakat. Terutama, bagi masyarakat kota yang hampir setiap harinya disibukkan dengan berbagai aktivitasnya, mulai melirik desain rumah kayu sebagai media untuk menciptakan kenyamanan di tempat tinggal mereka.

Hal ini karena desain rumah kayu ini dipercaya mampu menghadirkan suasana alami yang asri laksana di pedesaan. Selain itu, dengan kontur kayu yang khas, dipercaya mampu menghadirkan kesan sejuk secara alami yang sangat dibutuhkan bagi mereka yang tinggal di kawasan padat penduduk seperti di kota. Nuansa pedesaan pun mampu dihadirkan dengan adanya ciri khas bangunan berornamen kayu.

Dari sisi desain, rumah kayu ini bisa digolongkan ke dalam dua kelompok. Yang pertama adalah rumah kayu klasik dan yang kedua adalah rumah kayu modern atau mixed. Untuk rumah kayu klasik, didesain sederhana dengan hanya memiliki satu lantai. Modelnya menyerupai gazebo atau rumah saung dengan memberikan ruang longgar di beberapa bagiannya.

Sementara untuk rumah kayu modern ini, desainnya lebih rumit karena meniru desain rumah modern. Dimana rumah kayu modern ini biasanya terdiri lebih dari satu lantai, yang menjadikan setiap ruangannya terasa lebih lega. Desain rumah kayu modern ini biasanya mengadaptasi dari desain rumah beton modern, dengan sistem bertingkat. Yang membedakan adalah material bangunann yang menggunakan bahan kayu.

Jenis kayu yang banyak digunakan untuk membangun rumah kayu ini biasanya dipilih dari kayu yang berkarakter keras, misalnya jati. Dengan demikian, kontruksi dari bangunan rumah tersebut tidak akan kalah dengan bangunan yang menggunakan material beton.

Untuk mengimbanginya, biasanya furnitur yang digunakan di dalam rumah dipilih menggunakan kayu yang ringan. Dengan demikian, beban dari rumah tersebut tidak terlalu berat, terutama jika rumah kayu itu menggunakan sistem modern yang dibangun bertingkat. Furniture yang dipilih misalnya terbuat dari kayu jabon atau sengon yang cenderung ringan namun kokoh.

Luar Negeri

Tren membangun rumah kayu ini juga sudah banyak dilakukan di luar negeri. Banyak pengusaha sukses yang memilih membangun rumah dengan bahan baku kayu daripada material beton. Sebab, membangun rumah dengan bahan dasar kayu dianggap lebih mampu mengangkat status sosial pemilik rumah tersebut, disamping juga mampu menunjukkan selera seni yang dimiliki.

Contohnya seperti yang dilakukan Michael Hermans, seorang pengusaha sukses dari Malaysia yang membangun rumah kayunya di Kuala Lumpur. Herman membangun rumahnya dengan menggunakan bahan kayu yang didapat dari berbagai kawasan di dunia. mulai dari kayu tropis khas Asia yang berukuran besar, hingga kayu berjenis khusus misalnya kayu Oak.

Rumah Michael Hermans dinilai cukup unik, karena dibangun dengan manggunakan kayu lunak yang masih sangat jarang digunakan oleh masyarakat Asia. Hal ini karena iklim di Asia yang cenderung panas, lembab serta basah sehingga cukup mudah menimbulkan kelapukan pada kayu. Jika digunakan sebagai bahan bangunan rumah, tentu hal ini sangat membahayakan keselamatan penghuni rumah karena jika sudah lapuk akan menyebabkan rumah mudah runtuh sewaktu-waktu.

Namun demikian, dengan beberapa teknik pengolahan yang baik, kayu lunak tersebut mampu diolah sehingga bisa didesain untuk bahan bangunan yang kuat serta tahan lama. Beberapa kayu impor yang digunakan dalam membangun rumah tersebut antara lain menggunakan kayu lunak Skandinavia, kayu keras Amerika serta kyu Eucalytus dari Australia. Kayu-kayu ini ternyata terbukti cukup baik digunakan untuk bangunan di kawasan yang memiliki iklim tropis. Berbagai jenis kayu ini mampu memunculkan kesan hangat dan sejuk pada bangunan rumah tersebut.

Rumah milik Michael Hermans mengadopsi konsep arsitektur tropis dengan menggunakan masa bangunan tipis. Tujuannya agar setiap ruangan diapit oleh halaman dengan bentuk menyerupai huruf V yang memisahkan kawasan pribadi dengan ruang umum, misalnya ruang kerja, ruang membaca dan ruang santai.

Desain lain yang digunakan adalah dengan menciptakan banyak bagian terbuka seperti pintu dan jendela, dengan atap miring bergaya overstek lebar. Selain itu, antar ruangan dihubungkan dengan selasar terbuka. Tujuannya, agar sirkulasi udara lebih lancar dan menciptakan nuansa sejuk.

Kelebihan Rumah Kayu

Rumah kayu banyak dipilih bukan hanya karena memiliki nilai seni yang tinggi. Selain itu, masih ada beberapa hal yang dianggap sebagai kelebihan dari rumah kayu dibandingkan rumah beton. Beberapa kelebihan dari rumah kayu tersebut antara lain adalah :

  1. Rumah kayu memiliki karakter sebagai media penahan panas. Dengan demikian, ruangan di dalam rumah kayu ini cenderung lebih sejuk dibandingkan dengan rumah berdinding beton. Itulah mengapa, kebutuhan pendingin ruangan tidak terlalu dibutuhkan pada rumah yang menggunakan dinding kayu tersebut.
  2. Kesan alamiah yang bisa ditunjukkan dengan adanya ornamen kayu. Hal ini khususnya bisa ditunjukkan pada rumah kayu yang tidak dipoles dengan cat sehingga lebih mengesankan konsep alamiah.
  3. Menjadi media untuk berinvestasi. Sebuah rumah kayu, terutama rumah tradisional memiliki nilai yang sangat tinggi. Nilai dari rumah tradisional ini biasanya terletak pada tingkat historis rumah tersebut dan keasliannya, dan bukan dinilai dari nilai bahan bangunan rumah tersebut. Itulah mengapa dengan memiliki rumah kayu bisa diibaratkan sedang menabung untuk kepentingan investasi jangka panjang yang tidak ternilai harganya.
  4. Mudah untuk dilakukan renovasi, khususnya dalam menngubah bentuk bangunan sesuai dengan kebutuhan. Ini yang membedakan dengan rumah yang dibuat menggunakan beton, dimana untuk mengubah bentuk haruslah dilakukan dengan cara membongkar bangunan yang ada.

Kelemahan Rumah Kayu

Selain memiliki kelebihan, di sisi lain keberadaan rumah kayu juga mempunyai kelemahan di beberapa sektor. Beberapa kelemahan tersebut antara lain adalah :

  1. Bahan yang terbuat dari kayu, cenderung memiliki resiko tinggi jika terjadi musibah kebakaran. Untuk itu, proses pembangunan rumah, khususnya bagian dapur dimana akan dijadikan tempat memasak yang membutuhkan api, haruslah diperhatikan dengan serius. Tujuannya agar tidak menimbulkan ancaman kebakaran yang membahayakan.
  2. Bagi mereka yang tidak mengetahui tentang jenis kayu, sangat membahayakan apabila salah memilih jenis-jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan bangunan.  
  3. Keberadaan kayu yang berkualitas semakin sulit, dan kayu tertentu harus didapat melalui prosedur yang tidak mudah. Itulah mengapa, membangun rumah kayu bisa menghabiskan dana yang lebih besar daripada membangun rumah tembok.  

Istilah pencarian yang masuk ke halaman ini, al :

rumah kayu (24),desain rumah kayu (22)

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait