Buah-Buahan untuk Penderita Diabetes yang Menyegarkan

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Buah Buahan untuk Penderita Diabetes

Buah-Buahan untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes tidak dapat mengonsumsi sembarang makanan, apalagi makanan yang mengandung glukosa, sehingga diperlukan kontrol yang sangat ketat. Penderita harus makan makanan berindeks glikemik rendah, yaitu 55. Hal ini bertujuan untuk mencegah lonjakan gula dalam darah. Indeks glikemik adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan besarnya makanan tersebut meningkatkan kadar gula dalam darah.

Pembatasan makanan ini terkadang membosankan, bahkan menjengkelkan. Beberapa orang berasumsi bahwa penderita diabetes tidak boleh makan buah-buahan karena dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Akan tetapi, asumsi itu salah.

Sebenarnya, ada buah-buahan untuk penderita diabetes karena kadar gulanya rendah dan kaya akan serat yang berperan penting dalam mengendalikan gula dalam darah. Sebelum beralih pada buah-buahan untuk penderita diabetes, ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang penyakit diabetes.

Penyakit diabetes telah ada di Mesir pada 1552 Sebelum Masehi. Penyakit ini ditandai dengan serinya buang air kecil dalam jumlah banyak dan penurunan berat badan yang cepat tanpa rasa nyeri. Penyakit diabetes disebabkan oleh hormon insulin tidak mencukupi atau tidak bekerja secara normal. Penyakit diabetes digolongkan menjadi tiga, yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes tipe 3.

Diabetes tipe 1

Pada tipe ini, pankreas sama sekali tidak dapat memproduksi hormone insulin sehingga penderita memerlukan suntikan hormon insulin. Diabetes tipe 1 lebih banyak diderita oleh anak-anak yang sejak lahir, pankreasnya tidak dapat menghasilkan hormone insulin.

Diabetes tipe 2

Pada tipe ini, pancreas tidak menghasilkan hormone insulin dalam jumlah yang cukup atau hormone insulin tidak dapat digunakan dengan baik. Diabetes tipe 2 banyak diderita oleh orang yang berusia lebih  dari 40 tahun, gemuk, dan memiliki riwayat diabetes dalam keluarga.

Diabetes tipe 3 atau diabetes kehamilan

Diabetes tipe ini diderita oleh wanita hamil. Penyebabnya adalah wanita tersebut memang penderita diabetes atau wanita tersebut menderita diabetes saat hamil dan akan hilang setelah melahirkan.

Penyakit diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat memicu berbagai komplikasi jika tidak dikontrol dengan baik. Komplikasi yang dapat terjadi, yaitu gangguan mata yang dapat berakibat kebutaan, gangguan ginjal yang dapat berakibat gagal ginjal, gangguan kardiovaskuler, gangguan sistem saraf, dan rentan terhadap infeksi.

Alangkah baiknya jika kita mengenali ciri-ciri penyakit ini, yaitu sering buang air kecil, sering merasa haus, berat badan turun drastis, merasa lemah dan gampang lelah, kaki dan tangan sering kesemutan, penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, serta infeksi atau luka yang lama waktu sembuhnya.

Buah-Buahan untuk Penderita Diabetes

Seperti yang kita tahu, penderita diabetes tidak dapat makan sembarangan. Mereka harus mengontrol makanannya, termasuk buah-buahan. Berikut ini adalah buah-buahan untuk penderita diabetes.

1. Anggur

Anggur memiliki indeks glikemik rendah dan secara alami dapat menurunkan tingkat gula dalam darah. Para ahli kesehatan menyarankan untuk memakan anggur beserta kulit dan bijinya. Anggur sudah dibudidayakan sejak 4000 Sebelum Masehi di Timur Tengah. Penyebaran buah ini berkembang dengan pesat karena perjalanan Colombus mengelilingi dunia sambil membawa buah ini.

2. Apel

Apel memiliki kandungan pektin yang tinggi dan sangat bermanfaat untuk penderita diabetes. Pektin merupakan senyawa yang terdapat di kulit dan daging apel. Senyawa ini membantu detoksifikasi tubuh dan mengurangi kebutuhan insulin dalam tubuh. Apel juga mengandung vitamin B1 yang dapat mencegah kerusakan dari sel-sel otak karena asidosis diabetes.

Apel pertama kali ditanam di Asia Tengah. Apel dibawa ke Amerika Utara pada abad ke-17 oleh koloni. Pada abad ke-20, Washington melancarkan proyek irigasi untuk membangun industri buah yang dipelopori oleh apel sehingga terkenallah apel washington.

3. Avokad

Avokad sangat efektif untuk mengurangi kolesterol bagi penderita diabetes dengan mempertahankan trigliserida dalam darah. Avokad mengandung lemak sehat dan rendah karbohidrat sehingga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Avokad juga mengandung vitamin E yang tinggi sehingga meningkatkan insulin dengan menghambat pengikatan glukosa menjadi lipoprotein low density.

Avokad berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Orang pertama yang memperkenalkan avokad pada orang-orang di Eropa adalah Martin Fern√°ndez de Enciso pada 1519. Avokad diperkenalkan di Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

4. Jamblang

Jamblang memiliki efek positif pada pankreas. Buah ini dapat mencegah konverti pati menjadi gula yang buruk sehingga dapat mengendalikan tingkat gula dalam darah. Buah ini juga dapat mencegah buang air kecil yang berlebihan dan mengurangi rasa haus. Kulit pohon jamblang ternyata juga dapat dijadikan obat diabetes. Kulit pohonnya dikeringkan terlebih dahulu, lalu dibakar. Jamblang berasal dari Asia dan Australia.

Nama ilmiah jamblang adalah Syzygium cumini. Jambang memiliki nama berbeda di berbagai tempat, misalnya jambee kleng (Aceh), jamblang (Betawi), duwe (Bima), duhat (Filipina), jambulan (Flores), jambu kling (Gayo), jambul, jamun, atau java plum (Inggris), juwet atau duwet (Jawa), jambulan atau jambulana (Malaysia), dhuwak atau dhalas (Medan), jambu kalang (Minangkabau), dan jambula (Ternate).

5. Jambu biji

Jambu biji kaya akan serat dan vitamin C yang berfungsi untuk mengontrol gula dalam darah. Jambu biji berasal dari Brasil dan disebarkan di Indonesia melalui Thailand.

6. Jeruk

Jeruk memiliki serat tinggi dan mengandung vitamin C yang berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Para ahli kesehatan menganjurkan untuk mengonsumsi tiga buah jeruk dalam sehari. Jeruk berasal dari Asia Tenggara dan Asia Timur. Jeruk bali, jeruk nipis, dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara, sedangkan jeruk manis dan lemon berasal dari Asia Timur.

7. Jeruk bali

Jeruk bali memiliki indeks glikemik rendah. Jeruk bali meningkatkan cadangan alkali dalam darah yang dapat melawan keasaman diabetes. Meskipun namanya jeruk bali, tidak ada kaitannya dengan Bali. Oleh karena itu, Departeman Pertanian menyarankan untuk mengganti namanya menjadi pomelo. Buah ini mampu beradaptasi di tempat kering dan tahan penyakit.

8. Markisa

Markisa mengandung banyak serat dan vitamin C yang dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Markisa berasal dari Amerika yang beriklim tropis dan subtropis.

9. Melon

Melon mengandung serat, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C yang semuanya sangat berguna untuk mencegah diabetes. Melon berasal dari Lembah Persia, Mediterania. Keudian, melon menyebar ke Eropa dan Timur Tengah. Pada 1970, melon masuk ke Indonesia. Saat itu, melon menjadi buah bergengsi karena sangat mahal.

10. Pepaya

Mengonsumsi pepaya dapat mencegah terkena katarak sebagai risiko diabetes. Pepaya berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Selatan bagian utara.

11. Pir

Pir mengandung vitamin C dan serat yang berfungsi untuk mengontrol gula dalam darah. Pir juga mengandung pektin yang dapat menyerap kolesterol dalam darah. Pir berasal dari daerah tropis di Eropa Barat, Asia, dan Afrika Utara.

12. Stroberi

Stroberi memiliki indeks glikemik rendah. Stroberi juga kaya akan serat, kaya akan nutrisi, dan menjadi antioksidan. Mengonsumsi stroberi dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung yang menjadi risiko penderita diabetes. Stroberi pertama kali ditemukan di Chili. Spesies stroberi, Fragaria chiloensis L, menyebar ke berbagai negara di Amerika, Eropa, dan Asia. Pada 1990-an, stroberi masuk ke Indonesia. Stroberi akan tumbuh dengan baik di daerah-daerah bertemperatur rendah, seperti di Bandung, Sukabumi, dan Malang.

Itulah buah-buahan untuk penderita diabetes. Semoga penjelasan di atas dapat memberikan manfaat, terutama untuk penderita diabetes. Jadi, siapa bilang penderita diabetes tidak dapat menikmati buah-buahan?

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait