Mengenal Bahan Makanan Kacang Kedelai

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

tanaman kedelai

tanaman kedelai & kacang kedelai

Seperti yang sudah kita ketahui, kacang kedelai merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan yang biasa digunakan sebagai bahan dasar dari berbagai makanan khas Asia Timur. Kedelai ini biasanya dijadikan bahan dasar makanan seperti kecap, tempe, tahu, dan lain sebagainya. Berdasarkan ilmu arkeolgi, tanaman kedelai ini sudah ada sejak 3500 tahun lalu dan berada di Asia Timur.

Seperti yang sudah kita ketahui, kacang kedelai terdiri dari dua jenis, yang pertama kedelai putih dan kedelai hitam. Kedelai hitam digunakan sebagai bahan dasar untuk kecap, dan kedelai putih biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tempe serta tahu dan sebagainya. Pembuatan tempe dan tahu ini diperkenalkan oleh pendatang dari China sejak maraknya perdagangan dengan orang Tiongkok.

Kandungan yang dimiliki kacang kedelai, seperti yang sudah kita ketahui adalah merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati terbanyak di antara jenis tanaman lain di dunia. Negara penghasil tanaman kedelai terbesar ialah Amerika Serikat. Sedangkan di Asia sendiri, tanaman kedelai ini mulai di budidayakan sekitar 1910.

Keanekaragaman dan Budidaya Tanaman Kedelai

Seperti yang sudah kita jelaskan di atas, kacang kedelai mempunyai dua jenis yang berbeda. Glycine max merupakan kedelai putih yang mempunyai biji berwarna putih atau kekuningan dan bisa juga berwarna hijau. Dan jenis kedelai lainnya adalah Glycine soja yaitu kedelai hitam atau lebih dikenal dengan kedelai hitam dengan biji yang berwarna hitam.

Glycine max atau juga disebut kedelai putih. Jenis kedelai ini merupakan tanaman yang tumbuh di wilayah beriklim subtropis. Tanaman kedelai putih ini tumbuh di wilayah seperti di Negara China atau RRC, dan di Jepang bagian selatan. Sedangkan untuk Glycine soja cenderung tumbuh di wilayah dengan iklim tropis. Negara yang beriklim tropis biasanya terdapat di wilayah Asia Tenggara.

Di Indonesia sendiri kacang kedelai merupakan bahan utama yang paling banyak diminati. Indonesia merupakan negara yang memiliki konsumen terbanyak dalam konsumsi pengolahan makanan yang berasal dari kedelai putih. Masyarakat Indonesia banyak memilih makanan yang terbuat dari kedelai putih seperti tahu dan tempe. Kedua olahan kedelai itu merupakan sumber protein yang dijual dengan harga yang terjangkau.

Budidaya kedelai pun banyak dilakukan. Dalam proses penanamannya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Penanaman kedelai ini biasanya dilakukan dengan melubangi lahan yang akan dipakai sebagai perkebunan dengan jarak sekitar 20 hingga 30 centimeter.

Untuk penanaman kedelai ini, Anda bisa memilih lahan persawahan atau lahan perkebunan kering. Penanaman kedelai juga biasanya dilakukan di penghujung musim hujan. Penanaman kedelai ini biasanya dimulai saat padi selesai dipanen. Sehingga, lahan bekas penanaman padi tersebut bisa digunakan untuk menanam kedelai.

Pada masa pemupkan tanaman kedelai, untuk membantu pertumbuhan pada tanaman kedelai tersebut, kita dapat berikan nitrogen dan fosfat. Hal ini selain untuk membantu masa pertumbuhan pada tanaman kedelai, nitrogen juga dapat mempengaruhi hasil dari tanaman kedelai tersebut.

Namun, ketika pertumbuhan kedelai ini sudah berkembang, penggunaan nitrogen ini bisa dihentikan. Karena, penggunaan nitrogen dalam perkembangan kedelai tidak berpengaruh apapun.

Tanaman kedelai memiliki sistem perakaran yang disebut dengan akar tunggang. Tanaman ini juga memiliki terna dikotil yang ditandai dengan tanaman dengan sedikit dengan percabangan. Tanaman jenis ini bisa berubah menjadi tanaman tipe perambat jika pencahayaan dalam pertumbuhan ini dirasa kurang.

Struktur Kacang Kedelai

1. Biji

Biji kacang kedelai berkeping dua yang terbungkus dengan kulit biji yang baisanya berwarna putih, hijau, hitam, atau coklat. Kulit biji ini tidak mengandung jaringan endosperma sehingga bisa melindungi isi dari biji tersebut.

Sedangkan hiklum yang terdaat di dalam biji merupakan jaringan bekas biji yang melekat pada dinding kulit kaedelai tersebut. pada umumnya, bentuk biji kedelai ini berbentuk bulat lonjong, namun ada pula bentuk biji yang bundar dan sedikit pipih.

2. Kecambah

Biji kedelai ini selanjutnya akan berkecambah. Kecambah ini biasanya digunakan untuk sayuran yang biasa kita kenal dengan sebutan dengan tauge. Tauge ini terbentuk dari biji kedelai yang sudah mengering.

3. Perakaran

Seperti yang sudah kita jelaskan di atas, tanaman kedelai ini memiliki sistem perakaran yang disebut dengan akar tunggang. Sistem akar tunggang pada tanaman kedelai ini membentuk percabangan ke arah samping yang pertumbuhannya tidak jauh dengan tanaman tersebut.

Akar dalam tanaman kedelai ini memiliki fungsi sebagai tempoat bertumpunya tumbuhan tersebut terhadap tanamannya. Selain itu, akar tunggang ini juga digunakan sebagai alat untuk mengangkut air maupun unsur hara di dalam tanah dan juga sebagai poengikat nitrogen untuk membantu dalam petumbuhan tanaman kedelai tersebut.

4. Batang

Pertumbuhan dalam tanaman kedelai ini sangat bergantung pada jarak antara tanaman kedelai satu dengan tanaman kedelai lain. Ini dikarenakan bila jarak tanaman kedelai terlalu dekat, maka pertumbuhan percabangan pada tanaman tersebut akan berkurang. Dan sebaliknya, jika jarak antara tanaman kedelai ini sedikit jauh, percabangan akan tumbuh lebih banyak. Pada umumnya, percabangan pada tanaman kedelai ini biasa berjumlah 4 hingga 6 cabang dalam satu tanamannya.

5. Bunga

Bunga yang terdapat pada tanaman kedelai ini bisa dikatakan sempurna. Bunga di dalam tanaman kacang kedelai ini memiliki bunga pejantan dan bunga betina yang dapat menghasilkan sebuah polong. Namun di sini tidak semua bunga pada tanaman kedelai bisa menjadi sebuah polong, hanya sekitar 60 % dari seluruh tanaman kedelai yang bisa menghasilkan polong dari bunga tersebut.

6. Buah

Buah yang terdapat atau yang dihasilkan dari tanaman kedelai adalah polong. Buah dari tanaman kedelai ini dapat dihasilakn sekitar 100 hingga 250 buah polong dari sebuah tanaman kedelai tersebut.

7. Daun

Pada tanaman kedelai ini, daun pertama yang tumbuh terbentuk di batang. Dalam setiap buku daunnya terdapat kandungan yang bisa tumbuh hingga pada akhirnya akan menguning dan akhirnya akan gugur.

Produk Olahan dari Kedelai

Di Indonesia, kedelai ini merupakan suatu bahan makanan utama yang merupakan sumber protein nabati. Di Indonesia sendiri jenis kedelai yang banyak dijadikan sebagai bahan makanan adalah kacang kedelai putih. Kedelai ini banyak digemari oleh masyarakat. Dari mulai bijinya yang dijadikan sebagai bahan makanan hingga tanamannya yang bisa dijadikan pupuk atau pakan ternak.

Sebagai pemanfaatan utamanya, kedelai lebih banyak digunakan oleh manusi pada bagian bijinya. Biji kedelai ini ialah yang disebut kacang kedelai. Biji kedelai banyak mengandung protein dan lemak. Dalam kacang kedelai juga terdapat bahan gizi penting seperti vitamin yang di dalamnya terdapat asam fitat dan lesitin yang baik untuk kesehatan kita.

Olahan yang dibuat dari kedelai ini diolah menjadi tahu atau tofu yang banyak digemari banyak masyarakat. Selain itu kacang kedelai juga dapat diolah menjadi bermacam-macam saus penyedap seperti kecap, tauco, tausi dan lainnya. Kedelai juga dapat dijadikan sebagi bahan makanan untuk pembuatan tempe dan makanan lainnya.

Selain makanan, kedelai juga bisa diolah menjadi produk minuman. Susu kedelai memiliki kandungan gizi yang juga tidak kalah dengan susu yang dihasilkan oleh hewan seperti sapi, atau kambing.

Manfaat Kedelai

Kedelai mengandung minyak, protein, serta vitamin dan mineral yang dapat membantu kulit kita agar tetap terawat. Minyak yang terkandung dalam kacang kedelai dapat bermanfaat bagi kecantikan kulit, terutama wanita. Kandungan kedelai ini bisa menutrisi kulit menjadi lebih baik.

Kedelai juga dapat menjadi bahan makanan yang menjadi sumber protein dan vitamin yang banyak bermanfaat bagi tubuh. Kedelai juga disebut-sebut dapat mencegah penyakit kanker dan menghindarkan kita dari polusi yang jahat bagi tubuh kita.

Demikianlah seputar kacang kedelai, ternyata ada banyak manfaat yang terkandung dalam kedelai. Jadi, bagaimana? Siap memasukkan menu tahu tempe secara rutin ke dalam masakan sehari-hari?

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait