Berbagai Cara Mengetahui Masa Subur Wanita Setelah Haid

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Masa Subur Wanita

Masa Subur Wanita Setelah Haid

Bagi perempuan yang sudah menikah, mengetahui cara menghitung masa subur wanita setelah haid merupakan hal yang penting. Karena perhitungan masa subur ini berkaitan dengan program hamil atau pengendalian kehamilan.

Ada kalanya sepasang suami istri ingin segera mendapatkan momongan, namun ada kalanya pula sepasang suami istri ingin menunda kehamilan atau ingin membatasi kehamilan karena mungkin sudah memiliki beberapa anak.

Mengetahui masa subur wanita setelah haid adalah cara praktis untuk mengendalikan kehamilan. Kadang ada pasangan suami istri yang sudah lama mendambakan mendapatkan momongan, namun kesempatan itu tak kunjung datang.

Maka kemudian salah satu di antara pasangan itu diduga mengalami kemandulan. Selanjutnya mereka mengupayakan berbagai macam pengobatan untuk menyembuhkan kelainan tersebut. Namun, siapa tahu, sebenarnya pokok permasalahan yang sebenarnya terletak pada timing yang tidak tepat untuk melakukan pembuahan.

Ketika proses pembuahan dilakukan bukan pada saat masa subur wanita setelah haid, tentu saja peluang untuk hamil itu kecil. Masa subur adalah masa puncak di mana kondisi rahim seorang wanita berada pada situasi terbaik untuk dibuahi dan membesarkan janin.

Metode Mengetahui Masa Subur

Pada umumnya, ketika bicara tentang cara mengetahui masa subur wanita setelah haid, orang cenderung akan mengaitkannya dengan metode perhitungan kalender. Padahal sebenarnya metode mengetahui masa subur wanita setelah haid tidak hanya itu.

Seorang dokter dari RS Ibu dan Anak Hermina di Jakarta, dr. Lastiko Bramantyo, Sp. OG, pernah mengatakan bahwa untuk mengetahui masa subur wanita setelah haid bisa dilakukan melalui tiga metode yaitu menghitung siklus menstruasi, mengamati perubahan lendir yang terjadi, dan mengamati perubahan suhu tubuh dalam kondisi basal.

Jika Anda tekun dan teliti, Anda tidak akan menemukan kesulitan untuk mengetahui masa subur wanita setelah haid menggunakan ketiga metode tersebut. Untuk bisa melakukan perhitungan yang tepat dan akurat, tidak bisa dilakukan hanya sekali, tapi sebaiknya Anda mencobanya dalam beberapa bulan.

Untuk mendapatkan penjelasan lebih jauh tentang tiga metode tersebut, coba simak penjelasan singkat berikut:

1. Menghitung Siklus Menstruasi

Melakukan perhitungan untuk mengetahui masa subur wanita setelah haid akan lebih mudah dilakukan jika wanita yang bersangkutan memiliki siklus menstruasi yang teratur. Menurut para ahli, siklus menstruasi umumnya terjadi antara 28 hingga 30 hari, meski demikian ada pula yang berpendapat siklus ini terjadi antara 22 hingga 35 hari.

Masa subur terjadi pada pertengahan siklus, yang berarti antara hari ke-14 hingga hari ke-16 yang dihitung sejak menstruasi pada hari pertama. Sel telur berada dalam kondisi paling sempurna dan siap dibuahi pada 3 hari sebelum hari ke-14 dan 3 hari setelah hari ke-16. Hitungan 3 hari diperoleh dari lama sperma hidup (72 jam) sebelum berhasil tiba di sel telur.

Jadi perhitungannya seperti ini, dalam siklus mesntruasi normal yaitu 28 hari, kita ambil pertengahan siklus yaitu tiba pada hari ke-14. Masa subur berlangsung sejak 3 hari sebelum hari ke-14 (14-3) yaitu jatuh pada hari ke-11. Dan masa subur ini berlangsung hingga 3 hari setelah hari ke-14 (14+3) yang tiba pada hari ke-17.

Jadi masa subur wanita setelah haid pada siklus normal berlangsung sejak hari ke-11 hingga hari ke-17. Perhitungan ini akan menjadi sulit diterapkan bagi wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur. Setidaknya perlu dicatat data menstruasi selama 6 bulan hingga satu tahun, untuk melihat kecenderungan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Dari data tersebut dilihat siklus terpendek dan siklus terpanjang. Ingat, siklus normal adalah 28 hari, jadi jika siklusnya kurang dari 28 hari berarti pendek, jika lebih dari 28 hari berarti termasuk siklus panjang.

Rumus perhitungannya kemudian siklus yang terpendek dikurangi 18, dan siklus terpanjang dikurangi 11. Misalnya siklus terpanjang adalah 38 hari, dan siklus terpendek adalah 26 hari. Maka perhitungannya, 38-11= 27 dan 26-18= 8. Jadi prediksi masa subur wanita setelah haid yang bersangkutan adalah berlangsung sejak hari ke-8 hingga hari ke-27.

Dengan demikian prediksi masa subur wanita yang siklus haidnya tidak teratur memang menjadi lebih lama, karena memang tidak ada rumus pasti untuk mencari angka yang paling mendekati.

Bagi mereka yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui seandainya ada permasalahan yang menjadi penyebab ketidakteraturan itu. Kadang ketidakteraturan ini bisa dipicu karena suatu penyakit, dan kadang bisa juga karena kondisi psikologis yang tidak stabil.

2. Mengamati Perubahan Lendir

Selain melakukan perhitungan dengan sistem kalender, untuk mengetahui masa subur wanita setelah haid juga bisa dilakukan dengan cara mengamati dan memeriksa perubahan lendir yang terjadi di daerah kewanitaan.

Getah lendir yang dimaksud adalah lendir yang keluar dari mulut rahim. Anda bisa datang ke dokter untuk mengamati perubahan lendir ini, atau bisa juga dengan mengamatinya sendiri setiap hari. Jika jumlah lendir di mulut rahim meningkat meski tidak ada aktivitas seksual, sangat mungkin Anda sedang berada dalam masa subur.

Jika ingin mengamati secara lebih teliti, lendir yang keluar di masa subur ini teksturnya lentur dan lengket, jika dipegang tidak putus. Apabila diletakkan di bawah mikroskop akan terlihat lendir ini memiliki tekstur mikroskopis berbentuk menyerupai daun pakis.

3. Mengamati Perubahan Suhu

Di masa suburnya, tubuh seorang wanita akan lebih hangat karena suhu tubuh basalnya sedikit meningkat. Peningkatan suhu tubuh ini dikarenakan dalam rahim terjadi produksi hormon progesteron yang bekerja mempersiapkan tempat di dalam rahim agar siap menyambut bersatunya sel telur dengan sperma. Produksi hormon progesteron inilah yang memicu kenaikan suhu tubuh perempuan.

Jika Anda cukup telaten, Anda bisa mengamati perubahan suhu ini setiap hari dengan menggunakan termometer. Tapi pilihlah termometer yang digunakan untuk mulut atau dubur, bukan yang diletakkan di ketiak. Untuk penggunaan termometer mulut, letakkan di bawah lidah selama kurang lebih 5 menit.

Lakukan pengukuran suhu tubuh ini setiap pagi begitu membuka mata di pagi hari. Usahakan jangan melakukan apapun terlebih dahulu. Catat suhu yang ditunjukkan termometer itu setiap hari, sehingga kemudian dalam waktu satu bulan jika data ini dibuat grafik akan membentuk kurva.

Sebelum masa ovulasi, grafik ini akan turun sedikit namun kemudian naik setidaknya dua derajat celcius dan kemudian kurva akan bertahan hingga 3 sampai 4 hari kemudian. Jika suhu normal rata-rata berkisar antara 35 hingga 36 derajat celcius, maka di masa subur seorang perempuan suhu tubuhnya akan naik sekitar dua derajat celcius menjadi 37 hingga 38 derajat celcius.

Setelah berlangsung beberapa hari, suhu tubuh ini akan berangsur-angsur mengalami penurunan kembali. Namun, ada kalanya suhu tubuh tidak mengalami peningkatan, yang berarti masa subur tidak terjadi karena mungkin ada suatu masalah sehingga hormon progesteron tidak diproduksi.

Dan ada kalanya pula kenaikan suhu tubuh terus terjadi dan tidak kunjung menurun. Ini berarti kehamilan terjadi. Apabila sel telur telah dibuahi oleh sperma, horon progesteron akan terus diproduksi tubuh dan membuat suhu tubuh menjadi terus menerus hangat.

Jika hendak melakukan pengukuran suhu tubuh ini sebaiknya hindari berada di dalam ruangan ber-AC dengan suhu yang sangat dingin, atau dekat dengan lampu yang memiliki suhu yang sangat panas, atau hal-hal lainnya yang bisa mengacaukan suhu tubuh karena hal itu akan membuat pengukuran suhu tubuh menjadi tidak akurat.

4. Pemeriksaan USG

Bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, untuk mengetahui masa subur wanita setelah haid bisa dilakukan dengan cara pemeriksaan USG. Melalui USG bisa terpantau proses perkembangan sel telur hingga matang dan siap ovulasi.

Mengetahui Masa Subur Wanita Setelah Haid

Remaja putri yang baru mengalami haid, atau juga wanita muda yang sebelumnya tidak begitu memperhatikan tentang masa subur wanita setelah haid, maka sebaiknya menyimak tulisan ini.

Mengetahui kapan masa subur wanita setelah haid, penting adanya karena berhubungan dengan kemungkinan terjadinya kehamilan. Sebab, jika Anda sangat mendambakan terjadinya kehamilan, atau pun sebaliknya Anda sangat tidak menginginkan kehamilan, masa subur bisa jadi kunci pengingat yang membuat Anda waspada saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda.

Indikator Saat Masa Subur Datang

Masa subur seorang wanita dipengaruhi oleh adanya hormon progesteron dan juga esterogen yang terdapat dalam tubuhnya. Indikator saat menjelang tiba masa subur wanita setelah haid sebelumnya, adalah:

  • Suhu tubuh wanita menjadi sedikit meningkat, yang menandakan terjadinya ovulasi atau pelepasan telur ke saluran telur.
  • Terjadi peningkatan jumlah sekresi lendir di serviks. Dapat diamati kasat mata dengan adanya peningkatan jumlah lendir di vagina. Dalam aktifitas normal, tanpa ada aktifitas seksual.
  • Adanya nyeri perut sedikit, terkadang tidak terasa sebab terjadi pelepasan sel telur, serta perubahan payudara dengan rasa berkedut atau menggelenyar.

Menghitung Masa Subur Dengan Sistem Kalender

Jika semua indikator sekunder tersebut tidak dapat Anda rasakan, maka dapat dipergunakan cara penghitungan masa subur wanita setelah haid dengan sistem kalender. Caranya, Anda harus mengetahui dahulu kapan hari pertama Anda haid bulan ini.

Misalnya, hari pertama Anda haid adalah tanggal satu. Dan siklus rata-rata normal Anda haid adalah 28 hari, maka dalam masa normal, masa subur seorang wanita akan datang di hari ke 12-16 dihitung dari awal menstruasi. Jadi masa subur Anda adalah tanggal 12 sampai 16 bulan ini.

Jika Anda menginginkan terjadinya kehamilan, maka lakukan hubungan seksual saat masa subur tersebut. Namun jika Anda tidak menginginkan terjadinya kehamilan, maka jangan sekali-kali melakukan hubungan seksual saat masa subur datang.

Saat ini telah ada alat semacam test pack yang dapat mendeteksi kadar hormon yang dikandung dalam air seni, yang menandakan masa ovulasi telah terjadi. Jadi, Anda tak perlu khawatir dan repot menghitung-hitung masa subur dengan sistem kalender yang kurang begitu akurat hasilnya. Alat tersebut dapat Anda beli di apotek manapun dan dijual bebas. Hasilnya pun cukup akurat. Selamat mencoba.

Istilah pencarian yang masuk ke halaman ini, al :

suhu basal tubuh dalam ruangan ber ac (1)

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait