Yuk, Memperhatikan Cara Merawat Vagina!

http://icon-icons.com/icons2/800/PNG/512/_whatsapp_icon-icons.com_65789.png  : 08111742529 - 08129123920
Dengan Yosef Setyawan

Merawat Vagina

Cara Merawat Vagina

Cara merawat vagina tentu bukan perkara mudah walaupun banyak orang yang menyepelekan hal ini. Tak sedikit di antara wanita dewasa yang kurang memperhatikan kesehatan daerah vital ini. Sebenarnya cara yang baik merawat vagina tidak dimulai ketika beranjak dewasa saja, namun sejak usia dini seharusnya sudah memperhatikan cara merawat vagina yang benar.

Saat kita masih kecil, tak banyak orang tua yang memberikan pendidikan tentang cara merawat vagina dengan baik. Padahal hal ini sangat penting untuk mas depan. Wajar saja lah jika hal ini terjadi karena pendidikan berbau seksologi seperti ini di Indonesia masih dianggap tabu. Hal ini disebabkan oleh budaya masyarakat  yang masih memuja budaya masing-masing dan Indonesia terkenal dengan sopan santunnya.

Membicarakan hal tabu ini di Indonesia dianggap melanggar norma sopan santun. Ketika menjelang dewasa, perubahan yang terjadi di daerah sekitar vagina kerap kali menimbulkan keheranan dan tak jarang pula membuat kita bingung harus bagaimana. Namun sebagai wanita dewasa yang membutuhkan pengetahuan tentang cara merawat vagina, menjadikan adanya pergeseran norma sopan santun itu walau pembicaraannya masih tertutup.

Cara merawat vagina bukan hanya dari luar saja namun juga dari dalam. Apa yang kita konsumsi juga mempengaruhi kesehatan vagina. Bagi wanita dewasa, menjaga kesehatan vagina dengan cara yang baik merawat vagina adalah hal yang penting. Karena itulah kami berikan cara merawat vagina baik dari dalam maupun dari luar.

Vagina yang sehat akan membuat wanita dewasa merasa percaya diri dalam berpenampilan. Tanpa bau anyir atau bau tak sedap saat haid ataupun keputihan, penampilan dan percaya diri wanita akan semakin tertunjang. Berikut ini beberapa cara untuk merawat vagina dengan benar, diantaranya:

  • Pap Smear

Perawatan vagina dengan memeriksakan pada ahlinya. Mengambil getah-getah pada daerah kelenjar dan memantau perkembangannya. Hal ini dilakukan oleh wanita dewasa beresiko tinggi untuk mengurangi berbagai resiko penyakit rahim dan sekitarnya.

Melakukan paps smear dengan rutin akan semakin mengurangi resiko tersebut asal dengan penanganan yang benar, tidak semua dokter dan ahlinya dapat melakukan hal ini dengan benar.

  • Menjaga Pola Makan

Pola makan yang tidak sehat akan mempengaruhi kesehatan vagina, hal ini telah disebutkan di awal. Jagalah pola makan Anda dengan baik. Hindari makanan yang dapat meningkatkan keputihan seperti nanas, semangka, bengkoang, timun, sayur gubis dan beberapa jenis sayuran putih lainnya.

Jika memang Anda menyukai timun, maka kurangi porsi makanan ini terlebih saat Anda haid. Pola makan wanita dewasa yang menyukai makanan manis pun perlu dikurangi karena makanan manis dapat meningkatkan keasaman di daerah vagina. Minum yoghurt jauh lebih baik daripada susu atau minuman yang mengandung banyak gula.

  • Olahraga Teratur

Untuk hal yang satu ini bukan lagi saran yang asing. Namun cara ini memang merupakan cara efektif untuk menjaga kesehatan. Bagi wanita dewasa, olahraga teratur yang cocok untuk merawat vagina adalah dengan lari kecil. Karena gerakan saat lari akan mengencangkan otot-otot di sekitar vagina.

Jangan gunakan bahan pakaian yang ketat dan tidak mudah menyerap keringat. Olahraga yang baik menggunakan pakaian kedodoran dan berbahan kaos. Banyak wanita dewasa yang tidak memperhatikan hal ini, mereka lebih memilih untuk menunjukkan bentuk badan mereka daripada harus membuat diri mereka nyaman saat berolahraga.

  • Memilih Celana Dalam

Tentu saja kenyamanan saat Anda bergerak sangat diperhatikan. Untuk wanita dewasa yang giat bekerja dan tidak bisa diam, memilih celana dalam yang berbahan nyaman tentu telah menjadi pilihan utama. Pilihlah bahan yang cepat menyerap keringat, lentur, tidak panas, dan hindari warna gelap karena bahan ini menyerap panas.

Bahan katun merupakan contoh bahan celana dalam yang nyaman untuk digunakan. Selain itu pilihlah celana dalam yang tidak ketat sehingga daerah vagina akan merasa nyaman ketika bergerak.

  • Ganti Celana Dalam

Aktivitas Anda akan menghasilkan panas bagi tubuh, sekecil apapun aktivitas itu. Daerah vagina adalah daerah yang lembab dan kuman cepat sekali berkembang, karena itulah, ganti celana dalam Anda paling tidak tiga atau empat kali sehari.

  • Mencuci Celana Dalam

Untuk mencuci celana dalam, hindari sabun yang mengandung pelembut pakaian karena hal ini justru tidak baik untuk jenis kuliat sensitif. Gunakan sabun yang lembut dan tidak beraroma, ini akan lebih baik untuk kesehatan vagina.

  • Rebusan Air Sirih

Rebusan air sirih terbukti sehat untuk membasuh vagina. Hindari membasuh vagina dengan sabun mandi. Jika memakai sabun khusus daerah vagina, maka jangan berlebihan karena justru akan mematikan flora dodeleins yang berguna untuk menjaga tingkat keasaman vagina. Jangan pula memilih pembersih vagina yang mengandung pewangi.

  • Jangan Menggaruk Vagina

Terkadang vagina terasa gatal, namun menurut ahli, jangan menggaruk vagina meski gatal. Hal ini dapat memicu kuman-kuman dan virus di sekitar vagina sehingga menyebabkan penyakit-penyakit di daerah vagina.

  • Hindari Stress

Jika Anda memiliki masalah yang cukup pelik, usahakan untuk segera mengatasi masalah tersebut, jika tidak memungkinkan, ajaklah teman atau orang yang Anda percaya untuk bicara karena jika masalah yang tengahAnda hadapi menguras pikiran dan tenaga Anda. Hal ini dapat memicu hormon-hormon merugikan bagi vagina.Kurangi stress Anda dan Anda pun telah merawat vagina dengan baik.

  • Mencukur Rambut Vagina

Bagi sebagian wanita dewasa, terkadang hal ini terlewatkan begitu saja untuk merawat vagina. Mencukur rambut vagina yang baik adalah satu atau dua kali dalam satu bulan. Yang lebih baik lagi cukurlah rambut vagina menjelang masa haid karena ini dapat mengurangi tingkat pertumbuhan kuman-kuman.

  • Menggunakan Panty Liner

Menggunakan panty liner memang membantu daerah vagina tetap kering, namun jika terlalu menggunakannya, hal ini pun tidak baik untuk dilakukan. Lepaslah panty liner saat Anda tidak sedang beraktivitas, gunakan saat penting saja. Gunakan panty liner yang tidak mengandung wewangian karena saat ini telah banyak produksi panty liner berbahan wewangian.

Jika tidak perlu, jangan gunakan panty liner karena cara merawat vagina dengan menggunakan panty liner dapat dilakukan jika perlu dan sewaktu-waktu saja. Waktu yang tepat untuk menggunakan panty liner adalah saat-saat terakhir masa haid. Akan lebih baik jika mengganti panty liner empat jam sekali.

  • Memilih Pembalut

Pembalut yang baik bagi kesehatan vagina adalah pembalut yang tidak menyebabkan iritasi. Gunakan pembalut yang memiliki bahan halus dan hindari pembalut yang mengandung bahan ‘jelly’. Karena darah haid yang menempel sudah mengandung kuman, jangan menumpuk kuman-kuman itu lebih lama walaupun pembalut berbahan ‘jelly’ lebih nyaman digunakan untuk waktu lama.

Namun sebaik apapun bahan pembalut, gantilah minimal tiga kali sehari agar nyaman bagi vagina Anda. Vagina membutuhkan sirkulasi udara bebas juga. Akan lebih baik jika mengganti pembalut setiap empat jam sekali.

  • Menjaga Vagina Tetap Kering

Pastikan vagina Anda berada dalam keadaan kering ketika selesai buang air kecil atau air besar. Keadaan vagina yang basah akan semakin memperparah keadaan vagina yang bersifat lembab. Kuman akan dengan cepat berkembang dalam keadaan vagina basah. Jangan gunakan bedak untuk mengurangi gesekan yang terjadi di sekitar vagina karena hal ini justru tidak baik bagi kesehatan vagina.

  • Membersihkan Vagina

Cara merawat vagina dengan membersihkan vagina setiap waktu dengan cara yang benar. Cara membersihkan yang benar maksudnya adalah mengusapnya dari depan ke belakang, bukan dari belakang ke depan. Karena kotoran dan kuman yang ada di dubur bisa saja masuk ke daerah vagina.

Membersihkan vagina dengan air hangat kuku juga baik untuk merawat vagina.Mari kita sebagai wanita dewasa memperhatikan kesehatan vagina. Selain untuk kesehatan juga untuk menambah rasa percaya diri sehingga aktivitas yang dilakukan semakin maksimal.

Artikel Terkait:

  • Tidak Ada Artikel Terkait